FreSh Surabaya

Virus, Value, Evangelist. Kunci Online Social Movement

Posted by Admin

Film LINI MAS(S)A yang diputar di awal acara sempat membius para peserta sesi sharing FreSh Surabaya pada Selasa malam, 29 Maret 2011 lalu. Mereka terlihat sangat khidmat menikmati film yang bercerita tentang social movement yang diaktifasi melalui media online dan situs jejaring sosial. Namun, kenyamanan menonton film terganggu sesaat karena ada gangguan pada file film.

Acara kemudian berlanjut. Film LINI MAS(S)A sengaja diputar di awal acara untuk memberikan gambaran bahwa gerakan sosial bisa berasal dari dan digerakkan melalui media online. Beberapa pembicara yang punya pengalaman membuat dan mengaktifkan gerakan sosial melalui media online juga telah diundang untuk berbagi dalam forum ini. Mereka antara lain Gilang Permana, koordinator gerakan Earth Hour di Surabaya, Budi Setiawan penggagas Indonesia Bercerita, Moch Zamroni (Pak Zam) pengembang dan pengelola WPcharity.com, dan Donny BU dari ICT Watch Internet Sehat, Produser Film LINI MAS(S)A).

Pembicara pertama yang sharing dalam acara yang digelar di BG Junction malam itu adalah Gilang. Gilang menceritakan bagaimana dia menggalang dukungan untuk melakukan gerakan pemadaman listrik selama 60 menit di kota Surabaya. Gerakan tersebut adalah bagian dari kampanye dunia untuk menghemat sumber daya energi.

Langkah pertama yang dilakukan Gilang adalah memahami apa maksud, tujuan, dan mekanisme gerakan tersebut. Selanjutnya, ia bercerita kepada teman-temannya di berbagai komunitas di Surabaya. Ia juga mengajak teman-temannya untuk mendukung gerakan ini. Al hasil, banyak teman yang mendukung gerakan yang bernama Earth Hour Surabaya tersebut.

Berbagai macam komunitas ikut mendukung gerakan Earth Hour Surabaya dengan apa yang mereka bisa. Komunitas parkour melakukan berbagai aksi untuk menarik perhatian orang agar mau melihat informasi gerakan ini, para blogger dan pengguna Twitter membuat macam-macam artikel dan tweet menarik tentang Erath Hour, dan masih banyak cara-cara kreatif lain yang digunakan untuk menyukseskan gerakan ini.

Melalui website, social media (twitter, facebook) banyak informasi tentang Earth Hour Surabaya juga diinformasikan dan dipublikasikan. Akhirnya banyak dukungan mengalir dari berbagai mall, media massa, dan para pecinta lingkungan hidup lainnya.

Selain grup pengguna Twitter di Surabaya dan blogger, yang turut memeriahkan gerakan ini antara lain: Komunitas Nol Sampah Surabaya, Green Peace, Elektro ITS, Urban Wild Life, Bangun Pertiwi, B2W Community, Kaskus Regional Surabaya, Parkour, Capoeira, Komunitas Mural, Wikimu, Kopi Gowes, Gerakan Mahasiswa Surabaya, Detektif Lingkungan Surabaya, Rumah Magrove, Grand Solar, Sepeda Earth House Surabaya, Masyarakat Bebas Bising, Karisma Dancer, Dream Box Percussion dan lain-lain.

Setelah Gilang presentasi, giliran Budi Setiawan berbagi tentang Indonesia Bercerita. Indonesia Bercerita adalah sebuah inisiatif untuk mempromosikan dan memberikan dukungan upaya mendidik melalui cerita.

Indonesia Bercerita menyediakan podcast (mp3) berisi cerita-cerita yang membebaskan imajinasi anak untuk menemukan diri terbaiknya. Podcast cerita ini dapat diunduh secara gratis. Adanya podcast ini diharapkan adanya penyebaran kebiasaan bercerita sebagai proses pendidikan secara formal maupun informal.

Gerakan Indonesia Bercerita untuk mendidik melalui cerita ini diaktifasi melalui social media seperti twitter dan facebook, juga melalui website. Melalui akun twitter @IDcerita, para twit host Indonesia Bercerita melakukan interaksi dengan para follower melalui tema-tema seperti cerita untuk #FAYA, #ceritapagi dan #ceritamalam, kultwit bagaimana bercerita, membuat podcast, bermain tagar, dan lain sebagainya.

Dari aktifitas yang konsisten, akhirnya banyak yang bergabung dengan gerakan Indonesia Bercerita. Banyak podcast dan cerita yang sudah diproduksi, baik dari sanggar Indonesia Bercerita maupun dari komunitas Indonesia Bercerita yang tersebar di seluruh Indonesia. Ada 7 kota di Indonesia yang sudah melakukan aktifitas misi mendidik melalui cerita. Indonesia Bercerita juga masuk dalam 5 besar aksi #KlikHati Awards (ajang apresiasi gerakan sosial di Indonesia).

Menurut Budi, kunci sukses untuk melakukan gerakan sosial di antaranya adalah pengaktifan virus, value, serta evangelist. Aktifitas tersebut pun harus selaras. Virus itu misi gerakan. Value itu nilai aktifitasnya sendiri. Dan Evangelist adalah para promotor gerakan.

Kemudian, pembicara ketiga yang berbagi pengalaman dan ide adalah Pak Zam yang bersama rekannya, Anggi Krisna, menggagas dan mengembangkan WPcharity.com. WPcharity.com adalah sebuah gerakan penggalangan donasi melalui pembuatan theme WordPress. Website ini menyediakan banyak theme yang bisa didownload secara gratis maupun yang berbayar. Sebagian pendapatan dari pengunduhan theme yang berbayar akan disumbangkan untuk kegiatan sosial.

Beberapa WordPress theme developer Indonesia sudah bergabung dalam gerakan ini. Sejumlah theme yang populer juga sudah dihasilkan. Ada theme Merapi, Mentawai yang didedikasikan untuk korban bencana Merapi dan Mentawai. Baru-baru ini mereka juga merilis theme untuk donasi korban bencana tsunami di Jepang.

Jadi, jika Anda ingin theme WordPress sekaligus ingin berdonasi, bisa melalui website ini. Jika Anda adalah WordPress developer, Anda juga bisa berkontribusi untuk gerakan sosial melalui karya Anda untuk website ini.

Pembicara terakhir yang hari itu datang langsung dari Jakarta untuk mengantarkan filmnya adalah Donny BU. Donny BU bercerita, mengapa film LINI MAS(S)A akhirnya dibuat. Tanpa modal uang di awal, hanya semangat untuk mendokumentasikan segala macam gerakan sosial yang diaktifasi para aktifis sosial melalui social media dan media online lain. Itulah awalnya.

Gerakan untuk menginformasikan kebutuhan dan pendonoran darah di Twitter, @JalinMerapi yang menjadi perantara segala macam informasi tentang perkembangan bencana Merapi, gerakan dukungan untuk Kasus Prita, serta masih banyak lagi contoh gerakan sosial yang diaktifasi melalui media online. Mereka, para aktifis sosial tersebut banyak yang bergerak tanpa campur tangan pemerintah. Itulah yang menurut Donny BU sangat menarik untuk diangkat dan didokumentasikan.

Setelah Donny BU memberi pengantar, akhirnya pemutaran film LINI MAS(S)A yang sempet terputus, dilanjutkan kembali. Sejumlah komunitas yang hadir pada malam itu di acara FreSh Surabaya sangat beruntung, karena film tersebut baru untuk kedua kalinya, secara resmi diputar. Bahkan, film tersebut belum diputar di Jakarta. Mereka terlihat sangat menikmati filmnya.

Demikian ulasan FreSh Surabaya Online Social Movement bulan Maret lalu. Terimakasih untuk semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya FreSh Surabaya malam itu. Sampai jumpa di acara FreSh Surabaya selanjutnya.

Share this

  • social icons
  • social icons
  • social icons
  • social icons
  • social icons
  • social icons
  • social icons
  • social icons
  • social icons

Post a Comment

Your email is never published nor shared. Required fields are marked *

*
*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>